- - - - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |
Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebaikan. Tampilkan semua postingan

Racun Makanan disekitar Kita


Makanan seperti ini.... memang lucu, juga terkenal lezat, mudah memasaknya.
Namun kita harus lebih cerdas lagi, untuk menolak memakan makanan dari pabrik, dan pilihan terakhir. Marilah kita memasak sendiri dirumah, masakan yang lebih sehat, unik, dan lezat. Untuk keluarga kita.

Tidak bisa kita mengatakan kepada semua pedagang dan produsen makanan, untuk memperhatikan kesehatan kita. Terlalu sulit... walaupun media berkoar-koar mengatakan dan melarang makanan berbahaya itu. Mereka tetap saja memproduksinya. Karena mungkin kepedulian kepada orang lain sudah menipis.

Berikan yang terbaik untuk keluarga kita

Nasi Bungkus - Kebaikan


Banyak yang mau belajar bersedekah, tapi mereka bilang
"penghasilan saya pas-pasan.. ga ada uang lebih untuk sedekah, daripada sedekah 200rb ke pesantren, mending belikan anak saya susu"

Hehehe... belajar bersedekah ga perlu banyak-banyak dulu....
mulai dengan yang kecil dulu... nanti pasti ketagihan sedekah.
Mulai bagi-bagi nasi bungkus ke anak-anak jalanan di pagi hari atau sore hari.
Mulai 4 nasi bungkus yang nilainya cuma 20.000
Lalu besoknya nambah jadi 5 nasi bungkus..... yang nilainya cuma 25.000
dan nambah lagi. nambah lagi....
^______^ pasti ga terasa kalau sudah ketagihan sedekah hehehe

Ice Cream and World

Di dunia ini.....
Kalau kita sibuk mengurusi apa yang kita inginkan. ga akan selesai. Akan selalu ada keinginan baru dan hasrat manusia, semakin dipenuhi semakin menjadi-jadi

Kalau didunia ini, kita sibuk membahagiakan semua orang. dengan pemberian kita atau pengorbanan kita. Hasrat keinginan itu tidak akan ada artinya lagi. Karena Allah SWT akan selalu memberikan balasan yang lebih dari yang dipikirkan hambaNYA

Hayoooo mau apa lagi??,,,, ehehehe ayo bahagiakan semua orang.... dan tahan nafsumu untuk berkeinginan

Pernikahan itu.....


Tak ada yang indah, bila yang kau beri hanya sebatas kata
dan ternyata pernikahan itu, bukan untuk bahagia
bukan pula untuk menderita.
Dia membawa kita semua kepada cobaan besar yang selalu mendera
Tak perlu suka ataupun duka
karena semua akan selalu terjadi begitu adanya
Tak perlu cepat-cepat untuk mencapai akhirnya
Karena hanya sia-sia
semua sama saja.
By Yun

Logika Apa Adanya

Seperti biasa

Mari kita menggunakan logika APA ADANYA

Bila tak memiliki tangan kanan, apa yang bisa dilakukan?
-Bekerja dengan tangan kiri
Bila tak memiliki tangan kiri dan kanan apa yang bisa dilakukan ?
-Bekerja dengan kaki
Bila tak memiliki kaki, tangan kiri dan tangan kanan apa yang bisa dilakukan?
-Bekerja dengan mulut.
Bila suara tak bisa dikeluarkan apa yang bisa dilakukan?
-Berdzikir dalam hati, serta menikmati keindahan dari pandangan mata yang masih sehat
Bila mata tak berfungsi?
-Masih memiliki hati yang tetap bisa berdzikir, bersyukurlah karena orang yang seperti itu dibebaskan Allah dari tuntutan dunia. Dan selalu mendoakan orang terdekat kita, agar dilimpahkan rezeki dari Allah. hingga ada saatnya rezeki itu datang... walau kita hanya berdzikir dengan hati.

Human Devil : Kematian

Sebuah kematian
Ia datang bersama keterpaksaan
Bila mereka mati, mereka terpaksa meninggalkan semuanya
Meninggalkan yang mereka  cintai
Meninggalkan yang mereka ingini
Meninggalkan apapun yang menjadi hasrat
Lalu muncullah dia
Sosok yang menurut mereka gagah dan memiliki kekuatan
Ia berkata
“Aku memiliki keduanya”
“Kebahagiaan di Dunia dan akhirat”.
Dengan senyum yang penuh rahasia
“Aku memiliki keduanya kebahagiaan dan ketentraman”
Lalu semua yang dihadang kematian
Berkata dengan penuh harap
“Siapakah kau? Lalu apakah kau bisa memberi kami keduanya?”
Dan terdengarlah tawa sosok gagah itu.
Dan dia membalik balik batu ditangannya dengan sangat misterius
“Aku bisa memberikannya untuk kalian. Namun… kalian harus menjadi budakku seumur hidup”
Merasa terkejut, mereka yang dihadang kematian menganga dan hanya melihat betapa orang itu akan sangat memanfaatkan diri mereka dan berbuat aniaya.
“Tak perlu khawatir… kalau kalian menjadi budakku, kalian tidak akan aku pekerjakan”
Merasa sedikit lega, mereka yang dihadang kematian sedikit tersenyum.
“Namun.. kalian harus hidup demi harta, wanita, dan cintailah dunia, bila di akhirat kelak, kalian harus tetap mencintai dunia, harta dan wanita”
Merasa sangat bahagia karena mendengar syarat yang diberikan adalah kesukaan mereka. Tak diragukan lagi merekapun segera bersuka cita.
“Kami mau menjadi budakmu~~!! Kapan kau akan memberi kami keduanya? Dunia dan Akhirat dengan Cuma-Cuma?”
Tawa pria itu semakin menggema, dan menggelegar.
“Baiklah…. Baiklah….. namun kalian akan menjadi budakku sampai diakhirat kelak”
Mata mereka berbinar-binar dan serentak berkata.
“Kami senang bila menjadi budakmu”
Lalu pria itu berkata “Kalian sudah mendapatkannya” dan menghilang dari hadapan mereka.
Sang kematian mengulur waktunya, agar semua orang itu kembali sadar bahwa mereka sudah tertipu, dan kembali kepada kesucian diri.
Namun sudah sangatlah terlambat.
Waktu yang diberikan oleh Sang kematian, mereka gunakan untuk meraih harta, menikmati dunia dan merasakan kehangatan semua wanita.
Lalu Sang Kematian merasa waktunya sangat tidak dihargai.
Dan ia menghampiri setiap rumah orang-orang dunia itu.
Dibawa nya jiwa mereka.
Namun semuanya berontak dan berkata
“Hei…. Apa yang kau lakukan? Aku sudah menjadi budak DIA, aku tak bisa mati, jadi kau tak punya hak untuk membawaku”
Sang kematian dengan wajah yang marah membara berkata
“Kalian ini terlalu BODOH~!!! Kalian sudah ditipu oleh Iblis itu. YA~~~! Benar kalian telah menjadi budaknya. Dan nanti diakhirat kalian akan bersama Iblis itu di Neraka”
Sangat terkejut, beberapa dari orang dunia itu menangis tersedu-sedu
“Wahai… kematian…. Apakah tidak ada kesempatan kami untuk bertaubat?”
Sang kematian merubah tatapannya dengan tatapan kesedihan.
“Maafkan aku… kalian sudah aku beri kesempatan itu. Namun kalian terlalu bahagia menjadi budak Iblis itu. Sekarang mari kita ke Alam Kubur. Kalian akan disiksa disana…. Siapkan diri kalian”
Lalu teriakan-teriakan yang kencang dan menyayat hati itu menggema dari sudut bumi. Manusia lainnya tak mendengar teriakan pilu itu. Iblis pun akan menggoda manusia saat ia diambang kematian.
Oleh Ayuna Kusuma

Memulai kebaikan itu...

"Saya mulai duluan ya...

nanti kalian yang mengikuti"

Itulah inti dari mengajarkan kebaikan kepada banyak orang.

Lakukan, dan contohkan, lalu yang lainnya mengikuti.

tapi ingat, kepada yang menyebarkan contoh kebaikan,

jangan sekali-kali ada kebanggaan dalam diri. Itu bisa mengurangi timbangan hehehe

dan kebanggaan diri hanya sia-sia.
 
Layanan untuk Anda: x Cerita dari Kusuma | - | dari - | Lihat dalam Versi Seluler