- - - - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Gangguan Jiwa Bipolar


Gangguan Jiwa Bipolar

Bipolar disorder adalah jenis penyakit psikologi, ditandai dengan perubahan mood (alam perasaan) yang sangat ekstrim, yaitu berupa depresi dan mania. Pengambilan istilah bipolar disorder mengacu pada suasana hati penderitanya yang dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) yang ekstrim.


Setiap orang pada umumnya pernah mengalami suasana hati yang baik (mood highs) dan suasana hati yang buruk (mood lows). Akan tetapi , seseorang yang menderita bipolar disorder memiliki mood swings yang ekstrim yaitu pola perasaan yang mudah berubah secara drastis. Suatu ketika, seorang pengidap bipolar disorder bisa merasa sangat antusias dan bersemangat (mania). Namun, ketika mood-nya berubah buruk, ia bisa sangat depresi, pesimis, putus asa, bahkan sampai mempunyai keinginan untuk bunuh diri (depresi). Dahulu, penyakit ini disebut dengan "manic-depressive". Suasana hati meningkat secara klinis disebut sebagai mania atau, jika ringan, hypomania . Individu yang mengalami episode manik juga sering mengalami episode depresi, atau gejala, atau episode campuran dimana kedua fitur mania dan depresi hadir pada waktu yang sama. Episode ini biasanya dipisahkan oleh periode "normal" suasana hati (mood) , tetapi, dalam beberapa depresi, individu dan mania mungkin berganti dengan sangat cepat, yang dikenal sebagai “rapid-cycle”. Manic episode Ekstrim kadang-kadang dapat menyebabkan gejala psikotik seperti delusi dan halusinasi .Episode manik biasanya mulai dengan tiba-tiba dan berlangsung antara dua minggu sampai lima bulan. Sedangkan depresi cenderung berlangsung lebih lama. Episode hipomanik mempunyai derajat yang lebih ringan daripada manik. Gangguan tersebut telah dibagi menjadi bipolar I , bipolar II, cyclothymia , dan jenis lainnya, berdasarkan sifat dan pengalaman tingkat keparahan episode mood; kisaran sering digambarkan sebagai spektrum bipolar.


Bisa dikatakan bahwa insiden gangguan bipolar tidak tinggi antara 0,3-1,5 persen. Tapi angka tersebut belum termasuk yang misdiagnosis (biasa terdiagnosis sebagai skizofrenia). Gangguan jiwa bipolar saat ini sudah menjangkiti sekitar 10 hingga 12 persen remaja di luar negeri. Di beberapa kota di Indonesia juga mulai dilaporkan penderita berusia remaja. Resiko kematian terus membayangi penderita bipolar dan itu lebih karena mereka mengambil jalan pintas.


Episode pertama bisa timbul mulai dari masa kanak-kanak sampai tua. Kebanyakan kasus terjadi pada dewasa muda berusia 20-30 tahun. Semakin dini seseorang menderita bipolar, risiko penyakit akan lebih berat, berkepanjangan, bahkan sering kambuh. Sementara anak-anak berpotensi mengalami perkembangan gangguan ini ke dalam bentuk yang lebih parah dan sering bersamaan dengan gangguan hiperaktif defisit atensi. Orang yang berisiko mengalami gangguan bipolar adalah mereka yang mempunyai anggota keluarga mengidap penyakit bipolar.


Tanda dan gejala Bipolar Disorder

Bipolar disorder dapat terlihat sangat berbeda pada orang yang berbeda. Gejala bervariasi dalam pola mereka, keparahan, dan frekuensi. Beberapa orang lebih rentan terhadap baik mania atau depresi, sementara yang lain bergantian sama antara dua jenis episode. Beberapa gangguan mood sering, sementara yang lain hanya mengalami sedikit selama seumur hidup.


Ada empat jenis mood episode dalam Bipolar Disorder: mania, hypomania, depresi, dan episode campuran. Setiap jenis mood episode bipolar disorder memiliki gejala yang unik.


a. Tanda dan Gejala Mania
Gejala-gejala dari tahap mania bipolar disorder adalah sebagai berikut:
1. Gembira berlebihan
2. Mudah tersinggung sehingga mudah marah
3. Merasa dirinya sangat penting
4. Merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain
5. Penuh ide dan semangat baru
6. Cepat berpindah dari satu ide ke ide lainnya
7. Seperti mendengar suara yang orang lain tak dapat mendengar
8. Nafsu seksual meningkat
9. Menyusun rencana yang tidak masuk akal
10. Sangat aktif dan bergerak sangat cepat
11. Berbicara sangat cepat sehingga sukar dimengerti apa yang dibicarakan
12. Menghamburkan uang
13. Membuat keputusan aneh dan tiba-tiba, namun cenderung membahayakan
14. Merasa sangat mengenal orang lain
15. Mudah melempar kritik terhadap orang lain
16. Sukar menahan diri dalam perilaku sehari-hari
17. Sulit tidur
18. Merasa sangat bersemangat, seakan-akan 1 hari tidak cukup 24 jam

b. Tanda dan Gejala Hypomania
Hypomania adalah bentuk kurang parah mania. Orang-orang dalam keadaan hypomanic merasa gembira, energik, dan produktif, tetapi mereka mampu meneruskan kehidupan mereka sehari-hari dan mereka tidak pernah kehilangan kontak dengan realitas. Untuk yang lain, mungkin tampak seolah-olah orang dengan hypomania hanyalah dalam suasana hati yang luar biasa baik. Namun, hypomania dapat menghasilkan keputusan yang buruk yang membahayakan hubungan, karier, dan reputasi. Selain itu, hypomania sering kali dapat "naik kelas" untuk mania penuh dan terkadang dapat diikuti oleh episode depresi besar.


Tahap hipomania mirip dengan mania. Perbedaannya adalah penderita yang berada pada tahap ini merasa lebih tenang seakan-akan telah kembali normal serta tidak mengalami halusinasi dan delusi. Hipomania sulit untuk didiagnosis karena terlihat seperti kebahagiaan biasa, tapi membawa resiko yang sama dengan mania.Gejala-gejala dari tahap hipomania bipolar disorder adalah sebagai berikut: 1. Bersemangat dan penuh energi, muncul kreativitas. 2. Bersikap optimis, selalu tampak gembira, lebih aktif, dan cepat marah. 3. Penurunan kebutuhan untuk tidur.


c. Tanda dan Gejala Depresi Bipolar

Gejala-gejala dari tahap depresi bipolar disorder adalah sebagai berikut:
1. Suasana hati yang murung dan perasaan sedih yang berkepanjangan
2. Sering menangis atau ingin menangis tanpa alasan yang jelas
3. Kehilangan minat untuk melakukan sesuatu
4. Tidak mampu merasakan kegembiraan
5. Mudah letih, tak bergairah, tak bertenaga
6. Sulit konsentrasi
7. Merasa tak berguna dan putus asa
8. Merasa bersalah dan berdosa
9. Rendah diri dan kurang percaya diri
10. Beranggapan masa depan suram dan pesimistis
11. Berpikir untuk bunuh diri
12. Hilang nafsu makan atau makan berlebihan
13. Penurunan berat badan atau penambahan berat badan
14. Sulit tidur, bangun tidur lebih awal, atau tidur berlebihan
15. Mual, mulut kering, Susah BAB, dan terkadang diare
16. Kehilangan gairah seksual
17. Menghindari komunikasi dengan orang lain

Hampir semua penderita bipolar disorder mempunyai pikiran tentang bunuh diri dan 30% diantaranya berusaha untuk merealisasikan niat tersebut dengan berbagai cara.


d. Tanda dan Gejala Episode Campuran


Sebuah episode bipolar disorder campuran dari kedua fitur gejala mania atau hypomania dan depresi. Tanda-tanda umum episode campuran termasuk depresi dikombinasikan dengan agitasi, iritabilitas, kegelisahan, insomnia, distractibility, dan pikiran berlomba (Flight of idea). Kombinasi energi tinggi dan rendah membuat suasana hati (mood) penderita beresiko yang sangat tinggi untuk bunuh diri.

Dalam konteks bipolar disorder, episode campuran (mixed state) adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depresi terjadi bersamaan. Pada saat tertentu, penderita mungkin bisa merasakan energi yang berlebihan, tidak bisa tidur, muncul ide-ide yang berlal-lalang di kepala, agresif, dan panik (mania). Akan tetapi, beberapa jam kemudian, keadaan itu berubah menjadi sebaliknya. Penderita merasa kelelahan, putus asa, dan berpikiran negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi bergantian dan berulang-ulang dalam waktu yang relatif cepat. Alkohol, narkoba, dan obat-obat antipedresan sering dikonsumsi oleh penderita saat berada pada epiode ini. Mixed state bisa menjadi episode yang paling membahayakan penderita bipolar disorder. Pada episode ini, penderita paling banyak memiliki keinginan untuk bunuh diri karena kelelahan, putus asa, delusion, dan hallucination. Gejala-gejala yang diperlihatkan jika penderita akan melakukan bunuh diri antara lain sebagai berikut. 1. Selalu berbicara tentang kematian dan keinginan untuk mati kepada orang-orang di sekitarnya. 2. Memiliki pandangan pribadi tentang kematian. 3. Mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan dan alkohol. 4. Terkadang lupa akan hutang atau tagihan seperti; tagihan listrik, telepon. Penderita yang mengalami gejala-gejala tersebut atau siapa saja yang mengetahuinya sebaiknya segera menelepon dokter atau ahli jiwa, jangan meninggalkan penderita sendirian, dan jauhkan benda-benda atau peralatan yang beresiko dapat membahayakan penderita atau orang-orang disekelilingnya.


Faktor Penyebab Bipolar Disorder


Genetik

Gen bawaan adalah faktor umum penyebab bipolar disorder. Seseorang yang lahir dari orang tua yang salah satunya merupakan pengidap bipolar disorder memiliki resiko mengidap penyakit yang sama sebesar 15%-30% dan bila kedua orang tuanya mengidap bipolar disorder, maka 50%-75%. anak-anaknya beresiko mengidap bipolar disorder. Kembar identik dari seorang pengidap bipolar disorder memiliki resiko tertinggi kemungkinan berkembangnya penyakit ini daripada yang bukan kembar identik. Penelitian mengenai pengaruh faktor genetis pada bipolar disorder pernah dilakukan dengan melibatkan keluarga dan anak kembar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10-15% keluarga dari pasien yang mengalami gangguan bipolar disorder pernah mengalami satu episode gangguan mood.


Fisiologis

Sistem Neurochemistry dan Mood Disorders

Salah satu faktor utama penyebab seseorang mengidap bipolar disorder adalah terganggunya keseimbangan cairan kimia utama di dalam otak.
Sebagai organ yang berfungsi menghantarkan rangsang, otak membutuhkan neurotransmitter (saraf pembawa pesan atau isyarat dari otak ke bagian tubuh lainnya) dalam menjalankan tugasnya.
Norepinephrin, dopamine, dan serotonin adalah beberapa jenis neurotransmitter yang penting dalam penghantaran impuls syaraf. Pada penderita bipolar disorder, cairan-cairan kimia tersebut berada dalam keadaan yang tidak seimbang.
Sebagai contoh, suatu ketika seorang pengidap bipolar disorder dengan kadar dopamine yang tinggi dalam otaknya akan merasa sangat bersemangat, agresif, dan percaya diri. Keadaan inilah yang disebut fase mania.
Sebaliknya dengan fase depresi.
Fase ini terjadi ketika kadar cairan kimia utama otak itu menurun di bawah normal, sehingga penderita merasa tidak bersemangat, pesimis, dan bahkan keinginan untuk bunuh diri yang besar.
Seseorang yang menderita bipolar disorder menandakan adanya gangguan pada sistem motivasional yang disebut dengan behavioral activation system (BAS).
BAS memfasilitasi kemampuan manusia untuk memperoleh reward (pencapaian tujuan) dari lingkungannya.
Hal ini dikaitkan dengan positive emotional states, karakteristik kepribadian seperti ekstrovert(bersifat terbuka), peningkatan energi, dan berkurangnya kebutuhan untuk tidur.
Secara biologis, BAS diyakini terkait dengan jalur saraf dalam otak yang melibatkan dopamine dan perilaku untuk memperoleh reward.
Peristiwa kehidupan yang melibatkan reward atau keinginan untuk mencapai tujuan diprediksi meningkatkan episode mania tetapi tidak ada kaitannya dengan episode depresi.
Sedangkan peristiwa positif lainnya tidak terkait dengan perubahan pada episode mania.

2.Sistem Neuroendokrin

Area limbik di otak berhubungan dengan emosi dan mempengaruhi hipotalamus.Hipotalamus berfungsi mengontrol kelenjar endokrin dan tingkat hormon yang dihasilkan. Hormon yang dihasilkan hipotalamus juga mempengaruhi kelenjar pituarity. Kelenjar ini terkait dengan gangguan depresi seperti gangguan tidur dan rangsangan selera. Berbagai temuan mendukung hal tersebut, bahwa orang yang depresi memiliki tingkat dari cortisol (hormon adrenocortical) yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh produksi yang berlebih dari pelepasan hormon rotropin oleh hipotalamus. Produksi yang berlebih dari cortisol pada orang yang depresi juga menyebabkan semakin banyaknya kelenjar adrenal. Banyaknya cortisol tersebut juga berhubungan dengan kerusakan pada hipoccampus dan penelitian juga telah membuktikan bahwa pada orang depresi menunjukkan hipoccampal yang tidak normal. Penelitian mengenai Cushing’s Syndrome juga dikaitkan dengan tingginya tingkat cortisol pada gangguan depresi


Lingkungan

Bipolar Disorder tidak memiliki penyebab tunggal. Tampaknya orang-orang tertentu secara genetik cenderung untuk bipolar disorder. Namun tidak semua orang dengan kerentanan mewarisi penyakit berkembang, menunjukkan bahwa gen bukanlah satu-satunya penyebab. Beberapa studi pencitraan otak menunjukkan perubahan fisik pada otak orang dengan bipolar disorder. Dalam penelitian lain disebutkan, poin ketidakseimbangan neurotransmitter, fungsi tiroid yang abnormal, gangguan ritme sirkadian, dan tingkat tinggi hormon stres kortisol. Faktor eksternal lingkungan dan psikologis juga diyakini terlibat dalam pengembangan bipolar disorder. Faktor-faktor eksternal yang disebut pemicu. Pemicu dapat memulai episode baru mania atau depresi atau membuat gejala yang ada buruk. Namun, banyak episode gangguan bipolar terjadi tanpa pemicu yang jelas.

Penderita penyakit ini cenderung mengalami faktor pemicu munculnya penyakit yang melibatkan hubungan antar perseorangan atau peristiwa-peristiwa pencapaian tujuan (reward) dalam hidup. Contoh dari hubungan perseorangan antara lain jatuh cinta, putus cinta, dan kematian sahabat. Sedangkan peristiwa pencapaian tujuan antara lain kegagalan untuk lulus sekolah dan dipecat dari pekerjaan. Selain itu, seorang penderita bipolar disorder yang gejalanya mulai muncul saat masa ramaja kemungkinan besar mempunyai riwayat masa kecil yang kurang menyenangkan seperti mengalami banyak kegelisahan atau depresi. Selain penyebab diatas, alkohol, obat-obatan, dan penyakit lain yang diderita juga dapat memicu munculnya bipolar disorder.

Di sisi lain, keadaan lingkungan di sekitarnya yang baik dapat mendukung penderita gangguan ini sehingga bisa menjalani kehidupan dengan normal. Berikut ini adalah faktor lingkungan yang dapat memicu terjadinya BD, antara lain:

1.) Stress - peristiwa kehidupan Stres dapat memicu gangguan bipolar pada seseorang dengan kerentanan genetik. Peristiwa ini cenderung melibatkan perubahan drastis atau tiba-tiba-baik atau buruk-seperti akan menikah, akan pergi ke perguruan tinggi, kehilangan orang yang dicintai, dipecat.

2.) Penyalahgunaan Zat - Meskipun penyalahgunaan zat tidak menyebabkan gangguan bipolar, itu dapat membawa pada sebuah episode dan memperburuk perjalanan penyakit. Obat-obatan seperti kokain, ekstasi, dan amphetamine dapat memicu mania, sedangkan alkohol dan obat penenang dapat memicu depresi.

3.) Obat - obat tertentu, terutama obat-obatan antidepresan, bisa memicu mania. Obat lain yang dapat menyebabkan mania termasuk obat flu over-the-counter, penekan nafsu makan, kafein, kortikosteroid, dan obat tiroid.

4.) Perubahan Musiman - Episode mania dan depresi sering mengikuti pola musiman. Manic episode lebih sering terjadi selama musim panas, dan episode depresif lebih sering terjadi selama musim dingin, musim gugur, dan musim semi (untuk negara dengan 4 musim).

5.) Kurang Tidur - Rugi tidur-bahkan sesedikit melewatkan beberapa jam istirahat-bisa memicu episode mania


Self-help untuk bipolar disorder

Sementara berurusan dengan bipolar disorder tidak selalu mudah, tidak harus menjalankan kehidupan Anda. Tetapi untuk sukses mengelola bipolar disorder, Anda harus membuat pilihan cerdas. gaya hidup Anda dan kebiasaan sehari-hari memiliki dampak yang signifikan terhadap suasana hati Anda. Baca terus untuk cara-cara untuk membantu diri Anda sendiri:

a. Dapatkan pendidikan tentang cara mengatasi gangguan.

Pelajari sebanyak yang Anda bisa tentang bipolar. Semakin banyak Anda tahu, semakin baik Anda akan berada dalam membantu pemulihan Anda sendiri.

b. Jauhkan stress.

Hindari stres tinggi dengan menjaga situasi keseimbangan antara pekerjaan dan hidup sehat, dan mencoba teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam.

c. Mencari dukungan

Sangat penting untuk memiliki orang yang dapat Anda berpaling untuk meminta bantuan dan dorongan. Cobalah bergabung dengan kelompok pendukung atau berbicara dengan teman yang dipercaya.

d. Buatlah pilihan yang sehat.

Sehat tidur, makan, dan berolahraga kebiasaan dapat membantu menstabilkan suasana hati Anda. Menjaga jadwal tidur yang teratur sangat penting.

e. Monitor suasana hati Anda.

Melacak gejala Anda dan perhatikan tanda-tanda bahwa suasana hati Anda berayun di luar kendali sehingga Anda dapat menghentikan masalah sebelum dimulai.


Logika Apa Adanya

Seperti biasa

Mari kita menggunakan logika APA ADANYA

Bila tak memiliki tangan kanan, apa yang bisa dilakukan?
-Bekerja dengan tangan kiri
Bila tak memiliki tangan kiri dan kanan apa yang bisa dilakukan ?
-Bekerja dengan kaki
Bila tak memiliki kaki, tangan kiri dan tangan kanan apa yang bisa dilakukan?
-Bekerja dengan mulut.
Bila suara tak bisa dikeluarkan apa yang bisa dilakukan?
-Berdzikir dalam hati, serta menikmati keindahan dari pandangan mata yang masih sehat
Bila mata tak berfungsi?
-Masih memiliki hati yang tetap bisa berdzikir, bersyukurlah karena orang yang seperti itu dibebaskan Allah dari tuntutan dunia. Dan selalu mendoakan orang terdekat kita, agar dilimpahkan rezeki dari Allah. hingga ada saatnya rezeki itu datang... walau kita hanya berdzikir dengan hati.

Human Devil : Pembunuh

By : Ayuna Kusuma 22 December 2011

Seorang anak lelaki keluar dari sebuah gubuk. Di kompleks kumuh tingkat atas, anak itu terlihat memukul-mukul jaket kusamnya. Tak beberapa lama seorang Iblis datang, dia menyerupai kakek-kakek yang berbaju mewah dan masih mulus.
Anak lelaki itu menatapnya  dengan kekaguman yang berlebihan. Beberapa kali kakek itu mengkibas-kibaskan tongkatnya, menunjuk-nunjuk tanah dan bicara seorang diri, namun dia seperti menyuruh seseorang untuk membereskan apapun yang ia tunjuk.
Anak itu masih menatap dengan rasa kagumnya,

“Sudahlah nak, jangan kau pandangi aku dengan matamu itu, kau akan silau…” kata kakek itu pelan dengan nada yang berat
“Kakek ini siapa….”
“Aku?… apa pedulimu siapa aku….”
“Aku peduli… karena baru kali ini aku melihatmu… dan aku ingin meminta sereceh uang, untuk membeli makan untuk ibuku yang sedang sakit…”
“Oh… kau pengemis rupanya… pengemis yang peduli dengan orang lain daripada peduli dengan dirinya sendiri…”
“Aku peduli pada diriku dan ibuku.. maka dari itu aku peduli padamu dan menanyakan hal sepele itu padamu…”

“Tapi maaf nak… aku tidak suka memberi dengan Cuma-Cuma…  Kalau kau mau bekerja untukku, kau akan kuberi lebih.. bahkan… kuberi uang muka yang lebih daripada yang kau harapkan… bahkan pikiranmu pun tak habisnya untuk menghitung uang muka yang kuberikan nantinya”
“Apa pekerjaan yang kau berikan untukku?”
“Hmmm.. kau lihat gubuk yang ada didepanmu?”
“Iya, itu rumah para tetanggaku,…”
“Bakar rumah mereka nanti malam.. karena aku akan membangun sebuah toko besar disini. Kalau kau mau menjalankan tugas ini, aku akan membawamu dan ibumu ke tempat aman dan memberikan kalian makan dan juga uang, kalau kau tidak mau melakukan tugas ini, mungkin kau akan ikut terbakar bersama para tetanggamu”
“Tidak.. aku tidak mau… mereka para tetanggaku, mereka saudaraku, kau orang gila, sampai menyuruhku membakar mereka”
“Aku tak menyuruhmu membakar mereka, pengemis yang malang…. Aku hanya memberikan kau tugas untuk membakar rumah mereka”
“Lalu bagaimana dengan mereka? Kau benar-benar iblis”
“Ssst… apakah kau sudah lupa kalau ibumu sedang kelaparan? Jangan pernah pikirkan mereka, pikirkan dirimu sendiri… lihat bajumu… lusuh.. bau… kau juga harus merawat ibumu. Merawat orang sakit harus ditempat yang bersih.. kalau kau membantuku… kau akan dapatkan harta untuk membeli itu semua”
“Aku tak mau harta.. tuan kaya raya… aku tidak mau harta bila aku harus membunuh saudaraku… puas?”
“hmmm… jangan munafik…”

Anak itu kembali ke gubuk dengan penuh pikiran, campur aduk lama-lama menghitam dan muncullah sebuah keputusan yang mengubah segala hidupnya. Setelah ia melihat ibunya yang terkapar tak berdaya, kadang nafasnya tersenggal, kadang berhenti, kadang memuntahkan semua air dalam perutnya. Karena hanya air yang ada diperutnya.

Anak itu terlihat marah, saat menerima sebuah keadaan, mengingat-ingat apa yang terjadi selama ini, Semua tetangganya, hanya orang asing baginya, saat ia kelaparan dan hendak mencari pertolongan tak ada yang mau membantu, bahkan ada yang baik hati membantu, dengan memberikan sisa makanan anjing peliharaan, Saat ibunya terbaring lemah dan sangat perlu gizi, walaupun sepiring nasi. Tak ada satupun tetangga yang memberi nasi layak dimakan, semuanya hanya memberi nasi basi bersama belatung kecil, semakin terhina dan marah anak lelaki itu ketika ia ingat anak tetangga sempat-sempatnya mencuri sepeda peninggalan dari ayahnya, dan ia tak mampu merebut kembali sepeda yang sudah menjadi haknya, karena ancaman dari ayah sang pencuri.

Semakin marah, semakin muram, semakin benci, semakin dendam.
Anak itu berlari keluar gubuk, ia mencari kakek kaya itu, dan berniat merubah keputusannya.
“Hei…!! Aku mau bekerja untukmu… apakah masih ada kesempatan untukku?”
Kakek itu berpaling ke arah lelaki kecil itu, ia tersenyum bangga
“Bagaimana… kau sanggup melakukan itu semua?”
“Aku sanggup, tapi kau harus memindahkan ibuku ke rumah sakit, berilah obat yang bagus untuknya, belikan ibuku makanan yang penuh gizi. Berikan kami uang yang banyak. Dan akan aku bakar mereka semua”
“Hehehe… sabar nak…. Apa yang membuatmu begitu bergelora dalam emosi?”
“Kau benar, mereka bukan tetanggaku, mereka hanya orang asing bagiku dan ibuku, mereka tak pernah membantuku, bahkan mereka sering menghina kami”
“kasihan sekali kau nak… baiklah… kita pindahkan ibumu ke rumah sakit sekarang”
***
Lalu malam itu.. saat semua terlelap… Seorang anak lelaki yang telah mendapat segalanya dari sang iblis. Melangkah dengan pelan-pelan, lalu ia menyulut api, dan…. Semua  rumah yang semula ia anggap sebagai rumah tetangga, menyala berkobar, beberapa kepala keluar dari rumah dengan kobaran api yang menjadi-jadi. Teriakan-teriakan menggema, langit berubah menjadi berwarna, semakin ceria namun menderita.

Si anak lelaki hanya tersenyum sadis melihat tetangganya terbakar. Ia sudah memiliki kebahagiaan diatas ratusan derita tetangganya, Ia sudah tahu pasti ibunya makan enak setelah hangusnya tetangganya.
Si anak pulang… gembira ia…. Senyumnya bertebar diwajahnya. Namun apa yang ia lihat, begitu mengguncang hati. Mayat terbaring diatas ranjang rumah sakit, di kamar ibunya.
Ia bertanya dengan tertatih.. Siapa itu? Dalam hatinya…… Pasti bukan ibuku… ibuku sudah sehat karena aku sudah belikan obat untuknya…
Lalu kakek itu datang, dia menahan sedikit air mata, huh…. Bukankah iblis tak bisa menangis?… itu sebuah kepalsuan belaka.
“Nak.. ibumu telah meninggal…”
“……..” anak itu tak bisa berpikir lagi, ia berteriak teriak, matanya melotot keluar, ia kecewa… mengapa secepat itu ibunya mati, mengapa secepat itu ibunya pergi.
“Ini nak… bayaranmu…. Terimalah”

“Dasar iblis….. apa artinya uang bila ibuku mati…… apa???? Apa??? Hah!! Apa????”
“Kau bisa menikmati hidupmu sendirian tanpa ibumu…. Kau bisa menikmati dunia…. Tanpa merawat ibumu yang pesakitan itu….”
“Aku bunuh mereka semua~~~!!! Untuk ibuku~~~!!! Untuk kesehatannya…. Untuk kesejahteraannya…. Untuk membalas cintanya kepadaku….. “
“ups…. Maaf aku kira kau bisa melepaskan ibumu…. Aku membunuh ibumu karena dia terlalu merepotkanmu nantinya”
“……………” Semakin gila, semakin lantang teriaknya, semakin gila suasana. Dan iblis hanya berlalu dengan tertawa bangga. Ia menghancurkan semuanya dalam satu malam.

Beli Pizza atau Menolong Pengemis??


Masih… dan masih masalah makanan…
karena banyak dari kita yang melewatkan kesempatan memberikan makanan enak kepada orang-orang lain yang kesulitan membeli makanan (saya kira ga perlu lagi dijelaskan siapa itu orang-orangnya, karena semua temenku cerdas hihihi)
Suatu hari..di akhir bulan, anda hanya hanya punya uang 200.000
100.000 sudah dibelikan macam-macam kebutuhan keluarga
50.000 sudah dikeluarkan untuk memperbaiki genteng, karena habis terkena angin kencang.
Nah… sisa 50.000
Semua kebutuhan sudah terpenuhi, dan 2 hari lagi gajian,
Lalu anak-anak minta pizza “ma beliin pizza dong…. pengen ma….. ayo ma….” mereka merengek-rengek seperti itu.
Ya…. dibelikan saja hehehe kan masih ada 50.000
Tapi,,, ketika di perjalanan, anda melihat keluarga pengemis dijalan, menangis dibalik kaca. Entah bohongan atau benar tangisannya itu. Dia meminta sejumlah uang untuk makan anak-anaknya, karena sudah 5 hari tidak ada orang yang memberi uang untuk mereka, sudah tidak ada yang percaya dengan pengemis.
NAH LOH…….. apa yang anda lakukan?
apakah anda akan percaya dan membelikan keluarga pengemis itu makanan?
atau anda akan ikut-ikutan tidak percaya seperti kebanyakan orang?
lalu bagaimana anak-anak?
Bagaimana menyikapi tangisan minta pizza? hehehe
Lupakan kartu ATM, kartu KREDIT, heehehe karena dalam soal ini anda hanya punya uang 50.000 ^________^
Selamat menjawab soal ini di sela-sela waktu
By Ayuna Kusuma

Rumus Sukses.... terbaru


Rumus sukses menurut banyak orang
Bekerja + Berdoa = Sukses

Rumus sukses menurut suami saya yang ditanamkan ke benak saya, dan kemungkinan lebih bagus dan indah :

Bekerja + Berdoa = hasilnya untuk membantu investasi ke saudara
Bekerja + Berdoa + Hasil investasi = Hasilnya untuk membantu sahabat atau orang-orang sekitar lingkungan
Bekerja + Berdoa + Hasil Investasi dr Saudara + Hasil Investasi dr Lingkungan = Hasilnya untuk kepentingan membantu orang-orang di lingkungan yang lebih luas lagi.

Dan seterusnya. hasil semakin banyak, sahabat semakin banyak, saudara semakin banyak, Cinta dari Allah SWT kita serahkan saja lah.... makin banyak atau bagaimananya hehehe

^______^
Salam Ukhuwah

STOP Nonton TV

Berapa kali anak anda menonton TV setiap hari?

Saat itu juga anak anda belajar mengenai :

Bagaimana memaki,

Bagaimana membuat orang sebal

Bagaimana menuruti dendam

Bagaimana cara jahil

Bagaimana cara tidak patuh pada orang tua

Bagaimana cara bergaul secara bebas tanpa batas

Bagaimana berhubungan dengan non muhrim dengan leluasa

Bagaimana merencanakan kejahatan untuk membalas kejahatan
Bagaimana mencintai sebuah produk diatas mencintai Tuhannya
Bagaimana mengumpat teman-temannya dan tidak menghargai gurunya
Bagaimana mencinta musik dan melupaka dzikir
Bagaimana mencintai tampilan yang buka-bukaan dan berpikir bahwa berhijab itu kolot.
Bagaimana bekerja dengan kecurangan, culas dan tidak memikirkan orang lain, hanya untuk kepentingan diri sendiri.
Bagaimana takut dengan Hantu, Setan, Iblis daripada takut kepada Allah SWT

Insan seperti itulah yang dibentuk Oleh TV
lalu.... apakah anda masih membolehkan anak-anak menikmati semua tontonan di TV ?
 
Layanan untuk Anda: x Cerita dari Kusuma | - | dari - | Lihat dalam Versi Seluler