- - - - . - - | Facebook | Twitter | GPlus |
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

The Power of ENTAR.



Entar aja ya kita ngerjain tugasnya
Entar aja ya kerjanya
Entar aja ya mandinya
Entar aja ya pupnya
Entar aja ya bayar utangnya, bokek nih.


"ENTAR"

Apa aja yang diawali dengan kata "Entar" pasti bikin empet, sebel, dongkol dan perasaan ga enak lainnya. Bingung juga kenapa sih banyak orang yang suka bilang entar?. Entar juga terhubung dengan ketidak konsekuenan orang dalam memegang janjinya.

Baik janji pada diri sendiri, pada orang tua, pada pasangan, pada teman, bahkan pada orang yang baru kenal. Dan warning nih buat kamu yang punya temen suka bilang "Entar", semakin dia bilang entar, semakin dia ga bisa dipercaya.

Anyway. Kalau kamu yang suka bilang entar, itu berarti diri kamu sedang dalam bahaya besar. Kemalasan, ketidak konsekuenan, ketidakpedulian, sedang menyergapmu erat-erat. Kamu harus melawan dirimu untuk bilang entar. Kamu harus mengarahkan dirimu untuk melakukan apa saja yang diperlukan tepat pada waktunya. Jangan mengulur waktu, jangan ditahan-tahan karena alasan malas.

CUKUP SUDAH. NO WAY buat "ENTAR" mari perbaiki diri.


Pengen Ngetrend jangan asal Makan.

Akhir-akhir ini, ga di facebook ga di instagram, semua orang pada posting tentang makanan yang berkaitan dengan keju dan coklat. Hmmm... apa mereka ga takut gendut ya? atau mereka ga takut kena kolesterol? Selain kedua bahan makanan itu, orang-orang juga menggandrungi makanan olahan seperti waffel, ice cream, pizza, martabak telur dari Thailand, Samyang dari Korea Selatan, dan masih banyak lagi yang tiba-tiba gemar makanan olahan.

Hmm... Ya.. suka sama makanan olahan ga mengapa sih, tapi jangan keseringan makan makanan olahan. Apalagi yang diproduksi pabrik. Kan kita ga tahu cara produksinya kaya gimana ya kan? Kecuali kalau kita sendiri yang mengolah dari awal sampai hasil akhir.

Misalkan kamu suka keju, daripada beli produk olahan pabrik mending bikin keju sendiri, trus sosis, heuuu... pernah lihat video di youtube ga? gimana cara bikin sosis? kita kan juga ga tahu daging apa yang dimasukin ke sosis yang kita makan setiap kali? tahu ga? ga tahu kan? Nah.. makanya kita bikin makanan olahan sendiri aja. Toh sekarang banyak beredar resep sosis, resep keju, resep ice cream dengan bahan-bahan yang jelas kita tahu dan harganya terjangkau.

Nah juga jangan lupa makan Buah, Buah apapun yang segar dan bergizi, Karena Buah adalah makanan yang diciptakan Tuhan untuk Umat Manusia, langsung prosesnya dari alam, ga pake proses pabrikasi, apalagi kalau buah hasil nanam sendiri di kebun belakang. Lebih mantab ya to?

Yuk makan yang bergizi dan sehat, jangan makan karena pengen ngetrend tapi makanlah karena pengen SEHAT.... hehehe

Meminta maaf, menyudahi Penyesalan

Setiap orang itu pasti melakukan kesalahan kan? Pastinya, baik itu yang disengaja atau yang ga di sengaja. Tapi kamu tahu ga sih? ga peduli kesalahan itu disengaja atau ga sengaja, dua-duanya bisa menimbulkan penyesalan yang berlarut-larut. Apalagi kalau orangnya sudah ga ada di dunia ini.

Misalkan kesalahan yang kamu buat saat ada orang tuamu, saat mereka hidup kamu ga peduli mau melakukan apapun di depan mereka. Namun akhirnya suatu hari nanti, ketika mereka benar-benar pergi dari hadapan kamu, kesadaran itu akan muncul dan disusul dengan penyesalan.

Kalau misalkan kesalahan yang kamu buat itu bisa diperbaiki dengan meminta maaf, it's ok kamu bisa langsung minta maaf. Tapi gimana kalau orang yang dimintai maaf sudah meninggal? apakah penyesalan itu tak akan bertambah besar seiring berjalannya waktu?.

Maka dari itu, mulai dari sekarang kamu harus belajar menuliskan apa saja kesalahanmu selama hidupmu sampai saat ini. Runtut semua kejadian, buat kolom kesalahan dan subjeknya, siapa yang kamu buat marah, kesal, kamu celakai dulu. Setelah itu minta maaflah kepada mereka. Temui mereka satu persatu dan meminta maaf.

Mungkin yang terjadi nanti, mereka akan melupakan permasalahannya denganmu, atau bisa jadi setelah kamu meminta maaf mereka kembali marah, atau bahkan mereka baru tahu kalau kamu buat gara-gara sama mereka. Ya... yang terpenting kamu tulus meminta maaf dan tidak mengharapkan yang berlebihan. Disamping itu kalau kamu melakukan hal ini, kamu sudah berhasil memulai untuk bersilahturahim. Selamat mencoba
 
Layanan untuk Anda: x Cerita dari Kusuma | - | dari - | Lihat dalam Versi Seluler